Suatu hari saya diminta seorang teman untuk membantu mewawancarai
beberapa responden yang ada di daerah penelitiannya. Saya bersama seorang teman
yang lain mencari alamat responden yang dimaksud. Responden yang memenuhi
penelitian adalah ibu hamil berumur dibawah 25 tahun. Setelah tiba di rumah
responden pertama, kami dipersilahkan duduk terlebih dahulu di teras. Entah
kenapa kedatangan kami mengundang tetangga-tetangga sang responden datang
berkumpul. Ada salah seorang ibu berkata “ neng, lagi ngapain?”. Saya jelaskan
maksud kedatangan kami. Kemudian ibu itu berkata lagi “owh iya, disini memang
banyak yang lagi hamil”. Karena saya melihat perut ibu tersebut seperti orang
hamil, maka saya bertanya “ibu juga lagi hamil ya?”, ibu itu menjawab “engga!”
sambil mengelus-ngelus perutnya. Saat itu saya speechless tak tau harus berkata
apa, malu plus kasihan sama si ibu. Saya melirik teman saya meminta
pertolongan, dia hanya menahan tawa sambil ekspresi menggoda. Aduh maaf ya bu,
saya salah sangka.
my-norm
Senin, 27 Januari 2014
Kamis, 09 Januari 2014
bros wing
bros rajutan dijual dengan harga 4000, banyak pilihan warna kombinasi...
menerima pesanan untuk sovenir pernikahan, yang berminat hubungi di 085647954867
menerima pesanan untuk sovenir pernikahan, yang berminat hubungi di 085647954867
Kamis, 29 Maret 2012
10 manfaat tertawa
1. Tertawa membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan meningkatkan jumlah antibodi yang memproduksi sel T. Sel-sel ini membantu tubuh melawan virus dan tumor.
2. Tertawa membantu penderita hipertensi karena dapatmenurunkan tekanan darah. Tertawa juga mengurangi kadar hormon kartisol yang menghalangi proses penyembuhan penyakit dan juga membantu menstabilkan tingkat gula darah.
3. Tertawa merangsang perubahan zat kimia dalam otak yang membantu menahan tubuh terhadap efek kumulatif dari stres.
4. Tertawa membantu membakar kalori. Menurut penelitian, tertawa 10-15 menit setiap hari dapat membakar kalori hingga 40 kalori. Tertawa juga meningkatkan denyut jantung dan mempercepat metabolisme yang memengaruhi berat badan.
5. Tertawa merangsang otak untuk memproduksi hormon endorfin, yang membantu menaikkan suasana hati seseorang dan membuat perasaan bahagia.
6. Tertawa membantu mengurangi peradangan di seluruh tubuh, sehingga baik bagi kesehatan jantung, otak dan peredaran darah.
7. Tertawa menjadi 'pijat' bagi organ internal karena efeknya mirip dengan melakukan olahraga.
8. Tertawa juga memberikan latihan ringan untuk jantung, paru-paru, diagfragma dan bahkan otot-otot perut.
9. Tertawa membantu melepaskan ketegangan di otot-otot wajah, leher, bahu dan perut, dimana semua bagian tubuh ini sering mengalami ketegangan akibat rutinitas sehari-hari.
10. Tertawa itu menular. Orang yang tertawa atau melucu dengan membuat lelucon akan mengundang tawa sehingga meningkatkan semangat dan menciptakan energi positif bagi orang-orang sekitarnya.
Jumat, 23 Maret 2012
KISAHKU SI “ANEH”
Aku bingung
ingin bercerita darimana, karena sebenarnya aku tak ingin menceritakan ini,
tetapi aku pun sudah lelah menanggung ini semua selama hampir 30 tahun, waktu yang tak sebentar
bukan?. Hmmm oke….aku akan mulai bercerita
Dulu, aku sama seperti anak laki-laki kecil
lainnya, suka bermain, berlari kesana kemari tak mau diam, badanku tumbuh
dengan sewajarnya anak-anak seumuranku. Sungguh indah masa kecilku, sebelum
penyakit itu datang. Aku menderita penyakit itu sekitar umur 12 tahun,
sebenarnya ini penyakit bawaan dari lahir namun ketika itu baru tumbuh. Aku pun
tak tau persis apa nama penyakit ini, sejenis kanker kulit yang tumbuh terus
tetapi tidak ganas. Sebenarnya penyakit ini tak pernah mengganggu organ-organ
dalamku, tak ada keluhan yang kurasa. Satu yang pasti ”dia” telah membuatku
sulit bergerak, tanganku terus diberi beban olehnya, sampai saat ini tangan
kananku sudah sangat sulit diangkat, tangan ini hanya bisa terkulai lemah.
Kanker ini memang hanya menggelayuti tanganku, bebannya
setiap hari bertambah secara perlahan, bisa kalian bayangkan sekarang tanganku
sebesar apa. Pekerjaan yang menurut kalian sangat mudah dilakukan akan
berbanding terbalik denganku, salah satunya memekai pakaian, untuk kalian
beberapa detik pun bisa selesai sedangkan aku perlu perjuangan yang lama karena
lagi-lagi tanganku tak muat di lengan baju manapun sehingga harus ku paksa dan
aku hanya bisa memakai tangan kiriku yang sebenarnya sama juga berat tetapi
semua itu ku jalani sendiri, aku enggan meminta bantuan orang lain, selagi ku
mampu aku akan mengerjakan sesuatu hal itu sendiri, aku tak mau menyusahkan
orang lain, aku tak mau dikasihani orang lain sekalipun itu keluargaku. Karena
tanganku semakin berat tulang dadaku menonjol kedepan manahan beban, ya inilah
penampilan yang membuatku tambah ”aneh”.
Aku sadari awalnya memang sulit menjalani hidup
seperti ini, sangat sedih rasanya ketika melihat orang lain bisa hidup normal
dengan tubuhnya, bisa melakukan segala hal yang dia mau. Percaya diriku sering
hilang ketika berjalan dikeramaian orang-orang menatap aneh, entah apa yang ada
dipikiran mereka, mungkin kasihan dan iba, mungkin juga merasa ketakutan dan
ngeri melihatku. Ya apapun yang mereka pikirkan aku sebenarnya tak mau ambil
pusing, karena memang inilah aku dengan segala keterbasanku. Bersyukur
kelurgaku yang setia menemaniku pergi tak pernah risih dengan tatapan
orang-orang, tak pernah merasa malu jalan denganku yang ”aneh” ini. Ya
keluargaku adalah sumber percaya diriku, sumber semangatku.
Orang-orang disekitarku yang sudah mengetahui
keadaanku memperlakukanku sama seperti orang normal lainnya, sampai suatu saat
aku pernah dipercaya menjadi manajer (itu bahasa kerennnya) tim sepak bola rt
tempat ku tinggal. Walaupun hanya tingkat rt tapi aku senang karena aku bisa
berguna untuk orang lain. Suatu kali aku pernah mencoba usaha makanan ringan
yang ku titipkan dibeberapa warung, sayang tidak berlanjut karena aku merugi,
akhirnya sekarang aku lebih senang mengurusi ikan-ikan di kolam yang Alhamdulillah
sudah beranak pinak banyak. Aku pun pernah dipercaya sebagai bendahara listrik
di rt ku, aku senang dengan segala keterbasanku mereka menghargaiku. Aku ingin
selalu berusaha jadi orang berguna, aku pun tak ingin jadi orang gaptek, aku
punya email dan facebook ya walaupun baru sedikit temanku, tak apalah yang
penting eksis.
Kalian tahu saat ini aku sudah malas pergi jauh,
aku sudah enggan berjalan di keramaian, karena tanganku sudah sangat membuatku
keberatan, lelah rasanya mambawanya kemana-mana. Dunia maya yang menjadi
hiburanku, ikan-ikan yang selalu menemaniku dan yang pasti orang tua yang setia
mendampingiku sampai sekarang. Shalat semakin sulit ku kerjakan ketika
takbiratul ihram tanganku kubiarkan terjulur, karena lagi-lagi memang berat,
memang sholatku tak bisa seperti orang normal lainnya namun yang pasti aku tak
akan pernah berhenti melaksanakannya selama nafasku masih ada. Kalian tahu
sekarang di sekujur tubuhku tumbuh benjolan-benjolan kecil, kata dokter yang
memeriksaku namanya neropibromatosis, ini membuat penampilanku makin buruk.
Kini hanya bisa kupasrahkan semua
padaNYA, hanya DIA pemilik segala yang tau setiap bisikkan hati, mungkin ini
memang salah satu cara Allah
menyayangiku. Sekarang penyakitku sedang diteliti oleh para ahli, setiap
beberapa bulan sekali ku pergi ke jakarta untuk diperiksa secara rutin, tentu
saja aku ditemani oleh kakakku yang dari dulu sampai sekarang selalu
mengusahakan pengobatan untukku, namun karena belum diketahui penyakit pastinya
apa apalagi obatnya jadi kubiarkan aku menjadi bahan penelitian, ku berharap
dengan begitu jika suatu saat ada yang mengalami penyakit sepertiku sudah ditemukan
obatnya.
Selalu bersyukurlah kalian yang mempunyai tubuh
yang sempurna, percaya dirilah dengan apa yang diberikan Allah untuk kita. Jika
kalian mendapatkan ujian dalam hidup yakinlah bahwa itu salah satu caraNYA
menyayangi kita dan hadapilah ujian itu semampunya, jangan merasa Allah tak
adil karena kita tak pernah tau masih banyak orang yang diberi ujian jauh
melebihi yang kita rasakan.
Langganan:
Postingan (Atom)



